Oleh: Suryadi
Pemerhati Budaya & Kepolisian
“KARENA nila setitik, rusak susu sebelanga”. Begitu kata pepatah lama mengena siapa pun yang harus mau koreksi diri ketika terkritisi atau sebaliknya, tersanjung. Tentu saja, antara lain dengan bertanya ke dalam diri sendiri, “Benarlah hanya setitik atau banyak titik?” Itu sebabnya mungkin Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si optimistik melihat "Masih banyak Polisi yang baik...." (Lembang, Jabar, Rabu, 27/10/21).
Sementara, Komjen Pol. Drs. Imam Widodo, Komandan Korps Brigade Mobil (Brimob), salah seorang pemimpin Satuan Kerja/ Pelaksana Utama Polri dengan rendah hati memberi pengakuan, "Bagaimanapun, saya adalah Brimob Polri" (beberapa kali kepada penulis dalam sejumlah kesempatan di ruang kerjanya di Mako Brimob, Kelapadua, Depok).
Tanggal 1 Juli 2025 Kepolisian Negara Republik Indonesia (HUT Polri) berulang tahun yang ke-79. Kerap pula disebut sebagai Hari Bhayangkara. Momen ini, merupakan salah satu media evaluasi tahunan. Sebelumnya, evaluasi tentu juga dilakukan setiap hari. Bahkan, tiap kali berakhir menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).
