Ia mengatakan, meski menjalani pelatihan dan pengujian di masa pandemi COVID-19 ini, seluruh anggota terpilih melaksanakannya sangat baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Diketahui, usai berlatih 6 bulan lebih, dua utusan PBB yakni Kolonel Dridi Aymen dari Tunisia dan Letnan Satu Top Penda dari Senegal, melaksanakan ujian kepada 152 Pasukan Garuda Polri di Pusdiklat Lantas Serpong.

FPU 3 Garuda Polri diuji dalam hal mengemudikan kendaraan kecil hingga besar.

Bripda Lestari sebagai Liaison Officer (LO) yang mendampingi dua penguji utusan PBB di pusat pelatihan drive Garuda Polri mengatakan, dalam arahan Dridi dan Penda, 29 peserta dari 152 Tim Garuda Polri ini diuji dalam empat bagian mengendarai kendaraan (Mobil) kecil dan besar.

“Kemudi di sana (Afrika Tengah) ada di sebelah kiri. Berbeda dengan di sini (Indonesia) sebelah kanan. Jadi mereka (Garuda Polri) harus terbiasa mengendarai dengan baik," jelas Lestari.