MANGGARAI, TELISIK.ID - Kejuaraan pacuan kuda di Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT, sudah lama vakum. Olah raga yang sering dihelat di Nanga Banda, Kecamatan Reok itu, kini sudah nyaris tak terselenggara lagi 3 tahun belakangan pasca pandemi COVID-19.

Para penghobi kuda di wilayah itu pun terpaksa membawa kuda mereka ke kabupaten tetangga Sikka, untuk mengikuti kejuaraan Bupati Cup.

Alhamdulliah, perjalanan jauh mereka pun membuahkan hasil yang menyenangkan. Dari 5 kuda yang dibawa, ada 3 kuda yang berlaga sampai ke partai puncak.

3 ekor kuda yang masuk final itu merupakan kuda milik Mansur Anwar. Sedangkan 2 kuda lainnya milik Riko Budiman, salah satu penghobi kuda yang berdomisili di Kecamatan Reok.

Riko selaku penghobi kuda mengkritik Pordasi Manggarai yang terkesan tak peduli dengan perkembangan olah raga berkuda di wilayah itu. Apalagi seharusnya anggaran itu ada di dinas terkait.