Panitia pelaksana dari OSIS SMAN 1 Wangi-Wangi menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran organisasi bagi siswa. Meski berjalan sukses, terdapat sejumlah kendala selama pelaksanaan, terutama terkait komunikasi dan koordinasi.

Baca Juga: Mutasi Jilid II Pemkab Muna, Direktur RS dr LM Baharuddin dan Lima Camat Dilantik

“Tantangan utama kami adalah miskomunikasi, baik antarpanitia maupun dengan peserta. Selain itu, masih ada peserta yang kurang memperhatikan arahan meskipun sudah dijelaskan,” ungkap salah satu panitia.

Meski demikian, panitia menilai Porseni memberikan pengalaman dan pembelajaran berharga, khususnya dalam menampung aspirasi siswa serta melatih tanggung jawab dan kepemimpinan.

“Kami belajar menjadi jembatan komunikasi antara siswa dan guru. Harapannya, Porseni ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi wadah menjaring siswa-siswa berbakat untuk dikembangkan di masa mendatang,” harapnya. (B)