Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penyegaran bagi siswa setelah menjalani aktivitas akademik selama satu semester.
Selain itu, Porseni juga bertujuan mengidentifikasi bakat dan potensi siswa di bidang olahraga maupun seni.
"Selama ini mereka bergelut dengan bidang akademik. Melalui kegiatan olahraga dan seni ini mereka bisa menyalurkan bakat serta potensi yang dimiliki. Nantinya hasil seleksi akan menjadi dasar untuk mewakili sekolah pada berbagai ajang lomba tingkat daerah hingga nasional," jelas Herman.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi media membangun silaturahmi dan harmonisasi antarsiswa dari berbagai tingkatan kelas.
"Esensi kegiatan ini bukan semata-mata memperoleh hadiah atau piala, tetapi membangun harmonisasi, mempererat silaturahmi, dan mengidentifikasi bakat-bakat yang dimiliki siswa," katanya.
