Hekafi adalah tendangan menyilang ke arah depan, biasanya sasaran yang menjadi target adalah dada atau rahang, tetapi ketika lawan berada dalam posisi miring, sedangkan tuduhi adalah tendangan lurus ke depan biasanya sasarannya adalah dada atau paha untuk melumpuhkan lawan.
Masing-masing jenis tendangan, apakah bagaigu, hekafi, atau tuduhi, memiliki kelebihan dan kekurangan. Kemampuan memilih tiga jenis tendangan tersebut akan memberikan keunggulan dalam melakukan Posepa.
Selain itu, kecocokan dengan pasangan juga akan menentukan. Satu aturan khusus dalam tradisi ini adalah tidak boleh ada orang atau juri bahkan pihak keamanan di dalam arena.
Baca Juga: Mengenal Kande-kandea, Tradisi Masyarakat Buton yang Masih Dipertahankan
Jika terjadi keributan atau kekacauan dalam permainan antara para peserta, maka mereka sendiri (para peserta) yang harus mengamankannya, tetapi dengan aturan bahwa orang yang mengamankan tersebut tidak boleh lagi berpegangan tangan dengan pasangannya.
