Polonga adalah bentuk bantuan masyarakat yang memiliki anak gadis yang belum melaksanakan Posuo kepada gadis yang sementara melaksanakan Posuo. Bantuan tersebut dapat dikembalikan saat gadis yang belum melaksanakan Posuo tersebut sewaktu-waktu melaksanakan Posuo.

"Merupakan sumbangan sukarela kepada gadis yang dipingit dari orang tua yang memilki anak gadis yang belum dipingit, nanti diganti setelah anak gadisnya dipingit lagi," jelas La Amunu, tokoh masyarakat Kelurahan Waborobo saat ditemui beberapa waktu yang lalu.
Polanga dapat berupa makanan jadi, seperti lapa-lapa maupun ketupat, dan makanan tidak jadi berupa sembako. Bahkan tidak jarang Polonga dapat berupa uang tunai.
