Meski wabah pandemi mengakibatkan kondisi sedikit goyah, namun, pihaknya optimis kondisi ekonomi Kolaka Utara akan membaik. Fakta menunjukkan bahwa di tengah kontraksi pertumbuhan ekonomi nasional dan Provinsi Sulawesi Tenggara, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka Utara masih bergerak positif walau hanya sedikit.

"Dan yang lebih disyukuri bawa kendatipun pertumbuhan ekonomi kita tidak sampai 1% akan tetapi angka kemiskinan tetap menurun. Ini adalah salah satu bukti bahwa keputusan kita untuk menjadikan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian sebagai prioritas pembangunan adalah keputusan yang tepat," pungkasnya.

Politisi Partai Demokrat ini berharap momentum Ramadan kali ini dapat menjadi wahana untuk semakin memperkuat persatuan dan menjalin kerjasama untuk bangkit dari keterpurukan.

Ia juga mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir, sehingga penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi mutlak dilakukan.

"Kita sudah merasakan akibatnya, dan tentu saja kita semua tidak ingin suasana ini semakin berkepanjangan. Oleh karena itu kesadaran kita untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mendukung program vaksinasi menjadi hal yang mutlak," pintanya. (B-Adv)