Maret-Mei 2020: Marimi, bu, pa, beli sayurku, kurang kasian pembeli.
Bu, pa, di sini juga, masih ada ini jualanku, sudah mau tutup pasar.
Saya kasi kurang harganya bu, pa, yang penting kembali modalku.
Penggalan kalimat bertendensi putus asa di atas merupakan ekspresi pengharapan para pedagang di pasar Kota Kendari yang sebagian besar dijajakan ibu-ibu. Sejak masa karantina mandiri diberlakukan saya mulai mengurangi aktifitas bepergian keluar rumah. Sebagaimana dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat, upaya ini dilakukan secara sadar demi memutus mata rantai pandemi COVID-19.
Saya dan suami bersepakat agar kegiatan berbelanja di luar dilakukan oleh suami, dengan berbagai pertimbangan. Untuk membunuh kebosanan, hari itu saya memutuskan untuk mengambil alih tugas suami.
