KENDARI, TELISIK.ID - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Kolaka menyatakan bahwa daerahnya rawan konflik, dengan sejarah pilkada yang sering menimbulkan korban, sehingga mereka menyarankan dilakukan penambahan personel keamanan.

Saran ini disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan pengelolaan dan pendistribusian logistik Pilkada 2024 di Hotel Kubah 9 Kendari, yang dihadiri oleh PPK dari 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara, Rabu (2/10/2024).

Anggota PPK Kabupaten Kolaka, Apri Dirja Saputra, mengungkapkan tingginya tingkat kerawanan di wilayah menjadi alasan perlu dilakukan penambahan personel keamanan.

“Pilkada pasti makan korban. Di beberapa tempat pemungutan suara (TPS), kadang hanya ada satu polisi yang berjaga. Kami sarankan agar personel kepolisian ditambah,” ujarnya.

Apri menjelaskan bahwa beberapa konflik dan ujaran kebencian sering muncul menjelang perhitungan suara. Kejadian ini dimulai dari ribut kecil yang kemudian meluas menjadi masalah besar.