JAKARTA, TELISIK.ID - PPPK paruh waktu mendesak peralihan menjadi ASN penuh tuntas pada 2026/2027. KemenPAN-RB, Kemendikdasmen, dan Kemendagri merespons dengan menyiapkan sejumlah langkah lanjutan.

PPPK paruh waktu yang tergabung dalam Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Nusantara (GTKN) meminta pemerintah menuntaskan proses peralihan status menjadi ASN penuh pada 2026 hingga 2027. Permintaan tersebut disampaikan karena ratusan ribu PPPK paruh waktu akan menghadapi berakhirnya masa kontrak pada tahun ini.

Sekretaris Jenderal DPP GTKN Ratna Purwakesi mengatakan, hingga 31 Desember 2025 terdapat 947.421 PPPK paruh waktu yang telah terdata di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurutnya, kepastian pengangkatan menjadi ASN penuh penting agar para pegawai tidak menghadapi ketidakpastian status kepegawaian.

Jika proses peralihan tidak segera dilakukan, para PPPK paruh waktu berpotensi menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja. Meski demikian, terdapat sejumlah pemerintah daerah yang memilih memperpanjang masa kontrak pegawai hingga 2027 sebagai solusi sementara.

"Desakan untuk percepatan alih status PPPK paruh waktu ke ASN penuh sudah kami sampaikan dalam rakornas GTKN pada 9 Juli dan langsung direspons pemerintah," kata Ratna, seperti dikutip dari JPNN, Senin (3/8/2026).