Persetujuan langsung dari Presiden Prabowo menegaskan arah kebijakan fiskal pemerintah yang berfokus pada penguatan sektor riil. Dana Rp 200 triliun yang dialihkan diharapkan mampu memperkuat daya dorong perbankan dalam menyalurkan kredit produktif, memperluas akses pembiayaan bagi dunia usaha, serta mendukung penciptaan lapangan kerja.

Dengan langkah ini, pemerintah berupaya memastikan agar kas negara tidak hanya mengendap di BI, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin