"Pak Prabowo menjelaskan, proses demokrasi juga sekarang dalam proses berjalan. Karena itu seperti yang dimandatkan oleh partai, Prabowo mencoba terus ingin tetap memberi pengabdian yang baik untuk bangsa dan negara. Karena itu ia berharap bisa mendapatkan restu, mendapatkan pangestu dari para kyai dan ulama untuk 2024," ungkapnya.

Wakil Ketua MPR ini mengatakan, pertemuan Prabowo dengan para kyai juga bentuk silaturahmi untuk mendapat berkah. Dengan pertemuan ini, diharapkan semakin menguatkan Gerindra di Bumi Majapahit dan Jawa Timur menjadi basis Prabowo.

Muzani juga menceritakan, saat pertemuan dengan para kyai, Prabowo menegaskan komitmen Gerindra berkoalisi dengan PKB, termasuk urusan capres-cawapres yang akan dibahas dirinya dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

"Sekarang ini Gerindra sudah berkoalisi, bekerja sama dengan PKB. Karena itu, di dalam salah satu poin kerja sama calon presiden dan calon wakil presiden dari koalisi Gerindra dan PKB ditentukan oleh Pak Prabowo dan Pak Muhaimin. Sehingga siapa saja yang disepakati kedua tokoh itu, tidak masalah," jelas Muzani.

Baca Juga: NasDem Bantah Kader Tak Srek pada Kery Saiful Konggoasa