Ini berarti, meskipun calon menteri berasal dari partai politik, mereka tetap harus memiliki keahlian yang relevan dengan posisi yang akan diemban.
Baca Juga: Sebelum Dilantik jadi Presiden, Gerindra Upayakan Pertemuan Prabowo dengan Megawati
Di sisi lain, partai-partai politik pengusung yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju juga mulai mengajukan nama-nama untuk mengisi pos kementerian. Partai-partai ini sedang dalam proses pemilihan dan penyaringan calon yang akan mengisi kursi kabinet.
Nama-nama yang beredar termasuk tokoh-tokoh dari berbagai partai politik dan beberapa profesional yang dianggap memenuhi kriteria.
Beberapa nama yang sering disebutkan untuk mengisi posisi menteri berasal dari Golkar, antara lain Bahlil Lahadalia, Agus Gumiwang, Lodewijk Freidrich Paulus, Meutya Hafid, dan Nurul Arifin. Dari Partai Demokrat, nama-nama seperti Agus Harimurti Yudhoyono dan Hinca Pandjaitan masuk dalam daftar. Sementara itu, dari PAN terdapat nama Zulkifli Hasan dan Eko Patrio.
