Ekonomi Terbesar Ketujuh Dunia Versi PPP

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut Dana Moneter Internasional (IMF) menempatkan Indonesia sebagai ekonomi terbesar ketujuh dunia berdasarkan paritas daya beli (PPP) dalam World Economic Outlook edisi Oktober 2026, dengan produk domestik bruto (PDB) PPP sekitar US$5,48 triliun pada 2026.

"Indonesia hari ini ditempatkan dalam urutan ketujuh di dunia. We are the seventh biggest economy in the world. We are strong," ujar Prabowo.

Namun Prabowo mengingatkan capaian itu harus diikuti pengelolaan kekayaan agar dirasakan seluruh rakyat, terutama yang paling memerlukan. Ia menyebut ekonomi selama ini lebih banyak dinikmati segelintir pihak, sementara puluhan juta masyarakat masih membutuhkan bantuan untuk meningkatkan taraf hidup.

Peringatan Konsesi dan Janji TKD

Prabowo juga mengungkap laporan mengenai lima area konsesi dengan nilai cadangan mineral diperkirakan mencapai Rp5.400 triliun, dan mengingatkan jajaran kementerian dan lembaga agar tidak terlalu mudah memberikan izin konsesi atau izin usaha pertambangan.

Kepada para kepala daerah, Prabowo berjanji penyaluran transfer ke daerah (TKD) pada masa pemerintahannya akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, setelah dana TKD sempat dipangkas akibat kebijakan efisiensi anggaran. Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan target penyaluran kredit Rp400 triliun bagi jutaan petani hingga pelaku UMKM pada tahun depan.