Menurut Airlangga, sikap Indonesia tersebut mendapat sambutan baik dan sejalan dengan pandangan sejumlah pemimpin negara anggota BRICS lainnya.

Para pemimpin ini sama-sama menekankan pentingnya reformasi sistem multilateral yang lebih adil dan keterwakilan negara-negara global south dalam sistem internasional.

Baca Juga: Debut Perdana RI pada KTT BRICS 2025, Ini Daftar Lengkap Negara Sekutu Ekonomi di Luar Geng Amerika

Airlangga menambahkan bahwa Prabowo juga mengangkat kembali semangat Konferensi Asia Afrika 1955 atau Bandung spirit dalam forum BRICS kali ini.

Prabowo mengajak negara-negara BRICS untuk tidak melupakan semangat solidaritas antarbangsa berkembang dalam memperjuangkan hak-hak politik, ekonomi, dan kemerdekaan.