“Bapak Presiden menegaskan hubungan terhadap Palestina dan secara khusus untuk mengingatkan Bandung spirit agar bisa dibawa dalam forum,” kata Airlangga.

Dalam forum BRICS 2025 ini, Indonesia juga menekankan pentingnya BRICS menjadi kekuatan penyeimbang dalam percaturan global.

Negara-negara BRICS didorong untuk menyuarakan kepentingan negara berkembang secara konsisten dan tidak tunduk pada tekanan kekuatan besar dunia yang menerapkan standar ganda.

Sikap tegas Prabowo terhadap standar ganda dunia bukanlah hal baru. Sebelumnya, saat menghadiri St Petersburg International Economic Forum 2025, ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap Rusia dan China.

Menurut Prabowo, dua negara pendiri BRICS tersebut memiliki konsistensi dalam membela keadilan dan tidak menerapkan standar ganda.