“Rusia dan China konsisten memperjuangkan keadilan bagi seluruh bangsa di dunia,” demikian sikap yang disampaikan Prabowo dalam forum ekonomi tersebut.

Dalam konteks KTT BRICS, pernyataan Prabowo menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia siap memainkan peran strategis di antara negara-negara global south.

Komitmen terhadap prinsip non-intervensi, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, serta penolakan terhadap perang dan dominasi sepihak merupakan inti dari diplomasi luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo.

Baca Juga: Indonesia Resmi jadi Anggota Penuh BRICS, Donald Trump Meradang Ancam Kenakan Tarif Seratus Persen

Kehadiran Prabowo dalam KTT BRICS kali ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya berkomitmen terhadap perdamaian, tetapi juga ingin menjadi bagian penting dalam mendorong tatanan global yang lebih adil.