JAKARTA, TELISIK.ID - Situasi anggaran negara sedang mengalami tekanan akibat dinamika global, namun program prioritas tetap dipertahankan pemerintah pusat.

Presiden Prabowo Subianto memastikan program makan bergizi gratis (MBG) tetap berjalan meski pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran. Kebijakan ini diambil di tengah dampak konflik Timur Tengah yang berpengaruh terhadap kondisi ekonomi global dan fiskal nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi diskusi bersama jurnalis dan pengamat yang ditayangkan pada Minggu, 22 Maret 2026. Dalam forum tersebut, Prabowo menjawab pertanyaan terkait keberlanjutan program MBG dengan mempertimbangkan analisis biaya dan manfaat di tengah tekanan anggaran negara.

Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak akan dihentikan. Pemerintah, menurutnya, akan mencari alternatif penghematan dari sektor lain tanpa mengorbankan program yang dinilai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

"Saya akan bertahan sedapat mungkin daripada uang-uang dikorupsi. Lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda enggak lihat anak-anak yang stunting. Saya lihat, saya kampanye sekian kali saya di desa-desa. Saya lihat anak 'umurmu berapa?' 11 tahun. Badannya anak 4 tahun," kata Prabowo, sebagaimana dikutip dari Detik, Senin (23/3/2026).