Langkah PKS ini tentu saja disambut baik oleh partai-partai lain, berbagai orasi menyejukkan di tengah suasana Ramadan turut diumbar di publik.

Meski sebelumnya berbeda warna ideologi, saling berseberangan, namun seakan hilang sekat itu setelah pertemuan dilakukan. Ada asumsi menyatakan bersama-sama ingin membangun mitra di parlemen karena kesamaan visi.

Ada pula yang menyatakan keseriusan mengedepankan politik kebangsaan dengan membuang isu politik identitas.

Pertemuan-pertemuan itu yang menyembulkan pertanyaan di publik, kok bisa ya kubu berseberangan saling bermesraan? Tulisan ini ingin menganalisis hal tersebut.

Pragmatisme Partai