Presiden Sidang Majelis Umum PBB ke-80 Annalena Baerbock menyampaikan bahwa majelis telah mengeluarkan pesan yang jelas. Ia menekankan perlunya gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen di Gaza.
“Israel harus segera memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan secara penuh, cepat, aman, dan bebas hambatan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa Hamas harus segera dan tanpa syarat membebaskan semua sandera. Dalam pernyataannya, Baerbock menekankan bahwa konflik Israel-Palestina tidak dapat diselesaikan melalui perang dan pendudukan.
Ia menyebut bahwa generasi mendatang di kedua belah pihak hanya dapat hidup dalam kondisi aman dan bermartabat melalui penerapan solusi dua negara.
Sehari sebelum konferensi tersebut, Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal juga telah mengumumkan pengakuan resmi terhadap Palestina. Dengan tambahan dari negara-negara yang menyatakan dukungan di KTT PBB, posisi Palestina di panggung internasional semakin mendapat legitimasi diplomatik. (SHN)
