Ivar diusir setelah mendapat kartu kuning kedua. Sedangkan Sananta diperkirakan absen lebih lama lantaran kartu merah langsung.

Australia tentu bukan lawan mudah bagi Timnas Indonesia U-23. Mereka juga butuh poin untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya. Mengingat di matchday pertama, Australia cuma bisa bermain imbang tanpa gol melawan Yordania.

Dikutip dari Bola.net, di lini depan, Indonesia masih punya banyak opsi walau harus bermain tanpa Sananta. Rafael Struick bermain cukup baik pada matchday pertama lawan Qatar. Namun, dia bukan tipe target man. Struick lebih efektif jika bermain di belakang penyerang, dengan lebih melebar.

Tanpa Sananta, opsi target man ada pada diri Hokky Caraka. Walau performanya belum stabil, Hokky adalah pemain spesial di mata Shin Tae-yong. Buktinya, dia terus dapat kesempatan bermain darinya.

Masalah lain yang melanda Timnas Indonesia U-23 terjadi di lini tengah dengan absennya Ivar Jenner.