PKS juga disinyalir saat ini cenderung menuju nasionalis, kekhawatiran bahwa Islam kanan, malah menyebabkan mereka memperoleh stigma di masyarakat, seperti partai yang melakoni politik demagogi, partai yang intoleran, partai yang cenderung berkomunikasi dengan ujaran kebencian.
Kesadaran ini juga dipicu oleh kekhawatiran PKS tak bisa bermain sebagai pemimpin dalam koalisi pendukung Anies Baswedan. Sehingga bermain dalam lakon sebagai partai Islam-nasionalis, partai massa tak lagi kader, diharapkan bisa menghindari penurunan perolehan suara. (*)
