Gagasan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Beijing bukanlah hal baru. Pada awal April, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan AS sedang dalam pembicaraan dengan sekutu utama untuk memprotes catatan hak asasi manusia China di Olimpiade Musim Dingin.

Dilansir dari The Washington Post bahwa pengumuman boikot diplomatik AS terhadap Olimpiade Beijing kemungkinan akan terjadi sebelum akhir bulan.

Aktivis hak asasi manusia telah lama menyerukan boikot global terhadap Olimpiade Beijing, yang mereka sebut sebagai "Genocide Games". Mereka juga mendesak Komite Olimpiade Internasional untuk menunda atau memindahkan acara tersebut dari China.

Baca Juga: Terancam Bangkrut, Taliban Mohon Amerika Cairkan Aset Afghanistan

Tetapi pemerintah negara Barat umumnya menolak keras gagasan boikot penuh terhadap pertandingan tersebut. Mereka menganggap ini sebuah hukuman yang tidak adil bagi atlet atas kesalahan yang dilakukan oleh pemerintah tuan rumah.