Soal kapan mereka akan mengirimkan surat presiden (Surpres) tentang Calon Panglima TNI guna ditindaklanjuti oleh DPR.

"Ya kurang lebih awal-awal November, begitu yang saya dengar terakhir," ujarnya.

Namun, Meutya mengatakan, nantinya Jokowi hanya akan mengirimkan satu nama calon Panglima TNI. Ia berkaca dari pengalaman sebelumnya, di mana Presiden hanya memberikan satu nama.

"Biasanya sih kalau di Komisi I, calon tunggal ya," katanya.

Seperti diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa purna bakti atau pensiun pada November 2021 mendatang.