“Untuk itu kami bersama dengan tim kementerian/lembaga terkait mendahului guna mempersiapkan hal-hal teknis terkait kunjungan itu,” kata Dwi.

Menanggapi itu, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan apresiasi atas perhatian presiden terhadap NTT, sebab Pemerintah Provinsi NTT juga memberikan perhatian yang sangat serius terhadap penanganan masalah stunting.

“Kita sangat serius untuk menurunkan angka stunting. Saat kami masuk (dilantik menjadi gubernur pada 2018), angka stunting berada pada angka sekitar 35,4 persen dan sekarang turun menjadi 20,9 persen," papar Laiskodat

"Walau turun, tapi saya masih belum puas dengan angka tersebut karena koordinasi di lapangan belum berjalan secara optimal,” lanjutnya.

Ia menyampaikan, penanganan stunting bukan hanya dilakukan pendekatan satu bidang, tetapi harus mencakup berbagai aspek, sehingga dibutuhkan kerja bersama lintas sektoral. Meski provinsi sangat serius untuk tangani stunting, namun semangat ini belum diikuti kabupaten/kota. Padahal ujung tombak untuk atasi stunting ada di desa dan kecamatan.