Wacana masa jabatan presiden tiga periode pernah berembus pada akhir tahun 2019 seiring dengan isu amendemen UUD 1946.

Ketika itu, Presiden Jokowi sudah menegaskan sikapnya terkait isu amendemen UUD 1945.

Salah satunya menolak wacana mengubah masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

“Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. Itu satu, ingin menampar muka saya. Kedua ingin cari muka. Padahal saya sudah punya muka. Ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja,” kata Jokowi di Istana Merdeka pada Senin, 2 Desember 2019 lalu. (C)

Reporter: Muhammad Israjab