Setelah seluruh berkas diperiksa, diteliti, lalu ditetapkan sebagai calon, lalu nomor urut diundi dan ditetapkan.

"Proses masih berlangsung dan semua masih mungkin dan dapat berubah, termasuk mundur dan batal mengikuti pilpres," tambahnya.

Menurut kader PDIP ini, tidak tepat jika Presiden Jokowi menampilkan diri sebagai negarawan saat proses pemberkasan bacapres masih berlangsung.

"Makan siang di istana tidak dapat dimaknai sebagai wujud netralitas Jokowi. Sebagai kader PDIP (belum mundur atau dipecat), sekaligus menjadi orang tua dari bakal Cawapres Gibran Rakaburing Raka, sangat tidak mungkin dan tidak perlu Jokowi netral," tuturnya.

Sebagai politisi, Jokowi dan keluarganya tidak harus netral dan tidak boleh netral. Sebab, yang harus netral itu adalah alat-alat negara seperti TNI dan Polri