Sedangkan ASN dapat menggunakan hak pilih aktifnya, namun tidak dapat memengaruhi orang lain untuk memilih atau tidak memilih.

"Jokowi perlu memastikan seluruh alat negara netral dan tidak berpihak kepada partai dan calon manapun. Jokowi juga perlu menyampaikan himbauan kepada semua partai politik dan bakal capres/cawapres untuk tidak memasang gambar wajahnya di dalam alat peraga kampanye dan bahan kampanye," ucapnya.

"Jokowi dapat disebut netral jika semua peserta pemilu menurunkan gambar wajahnya. Jika hanya sekedar makan siang di istana dengan ketiga bakal capres, itu bukan bukti netralitas, itu hanya lips service," tegasnya.

Selain itu, menteri dan kepala lembaga yang memilih masuk dalam tim pemenangan bakal capres/cawapres sebaiknya diberhentikan agar fokus pada tugasnya.

"Termasuk menteri inisiator usulan masa jabatan presiden tiga periode pendukung Prabowo-Gibran sebaiknya diberhentikan atau dinonaktif seperti Luhut Binsar Panjaitan, Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Bahlil Lahadia. Para menteri tersebut tidak mungkin fokus hingga pemilu, Rabu 14 Februari 2024 mendatang," tambahnya.