Baca Juga: Kendari Sabet Peringkat II Penurunan Pengangguran se-Sulawesi, Dapat Insentif Rp 2 Miliar

Selain penguatan akademik, Yayasan Ummusshabri juga tengah melakukan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Salah satu proyek yang sedang berlangsung adalah pembangunan Pondok Tahfidz di Kota Kendari.

Program tersebut dirancang dengan biaya pendidikan yang terjangkau, yakni Rp 500.000 per bulan, tanpa pungutan uang komite maupun biaya pembangunan. Saat ini proses pembangunan pondok tersebut masih dalam tahap penyelesaian.

Di sisi lain, pembangunan Ummusshabri Cabang Unaaha juga terus berjalan. Lembaga pendidikan tersebut telah membuka penerimaan santri baru untuk jenjang RA, MI, dan MTs. Yayasan memastikan pola pembelajaran dan sistem pendidikan yang diterapkan akan mengikuti standar yang sama dengan Ummusshabri pusat di Kendari.

"Target masa depan kami sudah jelas. Ummusshabri akan terus memperluas jaringan pendidikan berkualitas ini ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara," pungkas Dr. Supriyanto optimis.