Nicolas menjelaskan bahwa motif Indra dalam menculik bocah tersebut adalah untuk “membarter”nya dengan uang pinjaman dari orang tua korban.

“Pelaku ini mau meminjam uang, tetapi tidak diberikan oleh ibu korban. Agar ibu korban mau meminjamkan uang, pelaku pun membawa anaknya sehingga ada pertukaran (barter),” ujar Nicolas seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/10/2024).

Kejadian ini bermula ketika Indra mendatangi rumah korban untuk meminjam uang. Namun, ibu korban menolak memberikan pinjaman. Indra, yang dikenal sebagai teman ayah korban, memanfaatkan momen tersebut dengan membawa bocah itu untuk "berjalan-jalan."

Dia bahkan meminjam sepeda motor dari tetangga korban agar aksinya lebih lancar.

Saat malam tiba dan sang ibu pulang dari berjualan nasi uduk, ia mendapati anaknya tidak berada di rumah. Tetangga kemudian memberitahu bahwa anaknya dibawa oleh Indra. Sontak, sang ibu berusaha menelepon Indra, namun tidak mendapat respons.