"Kasus mutilasi penis kali ini disebabkan oleh penggunaan ganja rekreasional, yang mengarah ke amputasi penis dengan cara yang berbeda," ujar laporan tersebut.
Dilansir dari Bekasi.com, pria Thailand tersebut mengaku telah berhenti mengonsumsi ganja setelah sebelumnya sempat menjadi pemakai selama dua tahun lamanya.
Baca Juga: James Franco Kecanduan Seks, Buka Sekolah untuk Tiduri Anak Muridnya
Dirinya juga membantah telah memotong penis miliknya sendiri akibat memiliki masalah kejiwaan. Pria tersebut mengaku telah mengalami ereksi tanpa rangsangan seksual terlebih dahulu setelah mengkonsumsi dua gram ganja.
Akibat ereksi dalam waktu yang cukup lama, dirinya merasakan sakit yang sangat parah dan terus menerus. Untuk menghilangkan rasa sakit tersebut, dirinya kemudian berinisiatif untuk menyata beberapa centi kulit penis miliknya.
