Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Tim SAR yang melakukan pencarian akhirnya menemukan Santi dan Nurul dalam kondisi tak bernyawa pada Jumat (7/3/2025).
Menurut Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta, Ahmad Rizkiansyah, Santi ditemukan dalam keadaan mengenaskan di bawah material rumah yang roboh akibat banjir. Posisi tubuhnya menunjukkan bahwa ia berusaha melindungi sang anak saat bencana terjadi.
"Keduanya saling berpelukan. Kondisi sudah meninggal dunia," kata Ahmad Rizkiansyah menjelaskan temuan Tim SAR di lokasi kejadian.
Santi dan Nurul diduga terjebak di dalam rumah saat banjir Palabuhanratu melanda pada Kamis (6/3/2025). Derasnya arus air yang tiba-tiba naik membuat mereka tidak sempat menyelamatkan diri.
"Saat airnya memang sudah tinggi dengan arus yang sangat deras, ibu dan anak masih di dalam rumah. Ketika air mulai menghantam rumah, ibu dan anak ini terjatuh," lanjut Ahmad Rizkiansyah menjelaskan kronologi kejadian tragis tersebut.
