INGGRIS, TELSIK.ID - Seorang pria asal Inggris bernama Abdurahman Afia memutuskan menjadi mualaf di usia 18 tahun setelah dirinya mendapat hidayah saat pesta minuman.

Sebelum Abdurahman Afia menjadi mualaf, ia tidak mempercayai keberadaan tuhan atau atheis dan mengganggap agama merupakan tipu muslihat manusia.

Namun, perubahan pandangan di usia mudanya membuat Abdurahman Afia mendapat hidayah Allah SWT dan mantap masuk kedalam agama Islam.

Abdurahman Afia sendiri lahir dari keluarga kaya raya membuat masa kecilnya dilalui dengan sesuka hati. Dia melakukan apa yang diinginkan tanpa perlu menghiraukan apa pun. Semua yang ia mau dengan mudah didapat.

Abdurahman Afia menjalani kehidupan yang tergambar dari ketidakpeduliannya terhadap pendidikan dan orang lain. Satu-satunya hal yang ada di benaknya saat itu adalah "Saya akan mengambil alih bisnis ayah saya." Pasalnya waktu itu ayahnya mempunyai perusahaan desain interior yang sukses.