JAKARTA, TELISIK.ID - Pria cenderung lebih cepat tertidur setelah bercinta dibandingkan wanita karena dipengaruhi perubahan hormon, aktivitas otak, kebutuhan pemulihan energi, serta respons biologis tubuh usai orgasme.

Fenomena pria yang lebih cepat tertidur setelah berhubungan intim telah lama menjadi perhatian. Kondisi tersebut bukan sekadar kebiasaan, melainkan memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan perubahan fisiologis yang terjadi di dalam tubuh setelah orgasme.

Secara umum, aktivitas seksual memicu pelepasan sejumlah hormon yang memberikan efek relaksasi. Tubuh menjadi lebih tenang, detak jantung perlahan kembali normal, dan rasa kantuk mulai muncul. Namun, respons tersebut umumnya lebih kuat dirasakan oleh pria dibandingkan wanita.

Salah satu penyebabnya berkaitan dengan proses evolusi. Dalam kajian biologis, tubuh pria membutuhkan waktu untuk memulihkan energi setelah ejakulasi. Fase pemulihan tersebut merupakan respons alami tubuh sebelum kembali siap menjalani aktivitas seksual berikutnya.

Selain itu, hubungan intim juga membutuhkan energi yang tidak sedikit. Aktivitas fisik selama bercinta hingga mencapai orgasme menyebabkan cadangan energi pada otot berkurang. Karena pria umumnya memiliki massa otot lebih besar, energi yang digunakan juga lebih banyak sehingga rasa lelah lebih cepat muncul.