Baca Juga: Sperma Kuning Merah atau Hitam Bisa jadi Pertanda Gangguan Kesehatan Ini

Melansir dari laman Halosehat, Jumat (24/7/2026), perubahan yang terjadi di otak turut memengaruhi kondisi tersebut. Saat orgasme, otak melepaskan berbagai zat kimia yang berkaitan dengan rasa nyaman, senang, dan relaksasi.

Pada saat bersamaan, aktivitas beberapa bagian otak yang berhubungan dengan fokus dan kewaspadaan mengalami penurunan sehingga tubuh menjadi lebih rileks dan muncul rasa kantuk.

Pria juga mengalami refractory period atau masa pemulihan setelah orgasme. Pada fase ini, tubuh memerlukan waktu sebelum kembali dapat menerima rangsangan seksual. Kondisi tersebut membuat banyak pria memilih beristirahat atau tertidur setelah berhubungan intim.

Sementara itu, wanita tidak selalu mengalami masa pemulihan dengan pola yang sama. Karena itu, sebagian wanita masih merasa segar setelah bercinta dan tetap ingin menikmati kebersamaan bersama pasangan.