Prolaktin menjadi salah satu hormon yang paling sering dikaitkan dengan rasa kantuk setelah orgasme. Peningkatan kadar hormon tersebut diyakini membantu menurunkan gairah seksual sekaligus memicu rasa lelah. Sejumlah penelitian juga menunjukkan kadar prolaktin pada pria dapat meningkat lebih tinggi setelah orgasme dibandingkan setelah masturbasi.

Baca Juga: 7 Efek Samping Suntik KB Perlu Diketahui, Gangguan Haid hingga Penurunan Kesuburan Sementara

Di sisi lain, oksitosin yang dikenal sebagai hormon pembentuk ikatan emosional turut memberikan efek relaksasi. Pelepasan hormon ini membuat tubuh merasa lebih nyaman sehingga dapat mendorong munculnya rasa kantuk setelah berhubungan intim.

Meski demikian, respons setiap orang tidak selalu sama. Usia, kondisi kesehatan, kualitas tidur, tingkat kelelahan, hingga kondisi psikologis dapat memengaruhi apakah seseorang akan merasa mengantuk atau tetap bugar setelah berhubungan seksual.

Dengan demikian, kecenderungan pria lebih cepat tertidur setelah bercinta merupakan bagian dari respons biologis tubuh yang dipengaruhi oleh kombinasi hormon, aktivitas otak, penggunaan energi, serta masa pemulihan setelah orgasme. Perbedaan tersebut merupakan hal yang normal dan dapat bervariasi pada setiap individu. (C)