Selain itu, Kepala Bappeda Konawe Utara, La Ode Muhaimin mengatakan, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas penting di Konawe Utara. Oleh karena itu, diharapkan menjadi komoditas unggulan selain pertambangan.
‘’Kabupaten Konawe Utara memiliki hamparan perkebunan kelapa sawit seluas 23.000 ha. Namun pengelolaannya mendapat sorotan tajam di tengah persaingan dagang dan juga isu tentang hilangnya hutan akibat pembukaan lahan sawit,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas SDM Petani, Dinas TPHP Konawe Ajarkan Budidaya Kelapa Sawit dan Nilam
Selain itu, tambahnya, ada hak masyarakat lokal dan hak pekerja yang mesti diselesaikan. Di luar dari permasalahan tersebut, ternyata kelapa sawit merupakan komoditas tanaman yang membuka lapangan pekerjaan untuk 600 tenaga kerja yang aktif.
‘’Usaha keseimbangan lingkungan dan bagaimana hak-hak petani dapat dipenuhi secara adil maupun perusahaan dapat bertahan dalam berkelanjutan usaha ini. Sehingga Kabupaten Konawe utara ke depannya dapat dijadikan sebagai daerah best practice dalam pengolahan komoditas sawit di Sulawesi Tenggara,’’ tegasnya.
