BUTON SELATAN, TELISIK.ID – Memasuki hari kedua penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, stand usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik Buton Selatan meraup cuan dari hasil penjualan produk lokal.
Jenis produk seperti Kaopiku milik Desa Bola, Kecamatan Batauga, serta Kopi Rongi dari Desa Rongi, Kecamatan Sampolawa, merupakan produk UMKM asal Buton Selatan yang paling banyak dibeli oleh pengujung STQH Nasional XXVIII.
Salah satu staf Bagian Ekonomi Kabupaten Buton Selatan, Marni, menuturkan bahwa memasuki hari kedua STQH, stand milik Pemkab Buton Selatan maupun Dekranasda banjir pengunjung.
Pengunjung bukan hanya saja berkunjung dan melihat, melainkan membeli beberapa produk lokal sebagai buah tangan yang bisa dibawa pulang.
Baca Juga: Jebakan Klik Link Video Viral 8 Hilda Pricillya, Begini Awal Mula Tautan Beredar
