Baca Juga: Profil Asman, Petarung Muda Gerindra Menuju DPRD Buton Selatan

Menurutnya, saat itu Buton bagian barat, khususnya Kabaena, Poleang dan Rumbia, sangat jauh tertinggal pembangunannya dibanding kecamatan lain. Termasuk dalam pembagian APBD, tiga daerah tersebut punya selisih jauh lebih sedikit dibanding porsi untuk kecamatan lain.

Memang daerah tersebut punya banyak kendala karena medan yang jauh dan terpisah dari pusat kota saat itu. Disitu, Bustam dan masyarakat lain berpikir untuk melakukan gebrakan, mendesak pemerintah Kabupaten Buton untuk mekar, agar Bombana dapat dipandang sama dengan daerah lain.

Hingga di 2013, lahirlah Kabupaten Bombana. Bustam ditunjuk langsung jadi anggota DPRD Bombana pertama saat itu. Di tahun 2014, pria kelahiran 1 Juli 1963 ini melenggang ke Kendari sebagai anggota DPRD Sulawesi Tenggara terpilih dari Dapil Bombana-Konawe Selatan.

Banyak perubahan di Bombana yang ia lakukan sejak dirinya duduk sebagai wakil rakyat. Termasuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dan transportasi untuk melancarkan aktivitas perekonomian.