"Kementerian Haji, sebagai menteri, saya punya hak untuk menetapkan tiga staf khusus. Saya ambil cuma satu. Saya dapat lima tenaga ahli, saya ambil cuma empat," tuturnya.
Di tengah polemik tersebut, profil dan laporan kekayaan Gus Irfan turut menjadi perhatian, mengingat posisinya sebagai pejabat negara sekaligus cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
Profil dan Riwayat Pendidikan Gus Irfan
Mochamad Irfan Yusuf lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 Juni 1962. Ia merupakan putra KH Yusuf Hasyim dan cucu KH Hasyim Asy'ari, tokoh pendiri Nahdlatul Ulama.
Gus Irfan menempuh pendidikan menengah di SMPP Jombang, yang kini dikenal sebagai SMA Negeri 2 Jombang, dan menyelesaikannya pada 1981. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Brawijaya, Malang, hingga meraih gelar sarjana pada 1985 dan meneruskan studi magister di kampus yang sama.
