Baru Sadarun menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, pada tahun 1995.
Kemudian ia meraih gelar Magister (S2) Biologi Laut dan gelar Doktor (S3) Teknologi Kelautan di Institut Pertanian Bogor (IPB), masing- masing di tahun 1999 dan 2011.
Baru Sadarun punya segudang pengalaman sepanjang karirnya sebagai akademisi. Di antaranya, menjabat Kepala Seksi Rehabilitasi Ekosistem Laut di Kementerian Kelautan dan Perikanan (2005-2011), serta Presiden Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia Periode 2010-2019.
Ia juga tercatat pernah memimpin Pusat Penelitian Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil LPPM UHO (2020-2021), dan menjabat Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam dan Laut Dangkal LPPM UHO pada 2021-2022.
Sebagai salah satu pakar terumbu karang terkemuka di Indonesia, ia juga pernah menjadi tenaga ahli pada beberapa perusahaan yang mengoperasikan blok minyak dan gas bumi di kawasan Laut Natuna Barat Kepulauan Riau, yakni perusahaam ConocoPhilips, PremierOil, dan StarEnergy, dalam kegiatan pengelolaan ekosistem terumbu karang di areal lingkar tambang.
