KENDARI, TELISIK.ID - Cerita perjalanan sosok perempuan bernama Dr. Ir. Hariyati, ST, MT, bukanlah garis lurus yang bisa ditebak arahnya.
Namun, di tengah berbagai persimpangan, ia selalu berjalan dengan satu kompas yang sama, bekerja harus memberi manfaat, dijalani dengan disiplin, tanpa mengeluh, dan dengan keyakinan bahwa diri mampu berkembang.
Prinsip itu telah ia pegang sejak awal pengabdiannya sebagai CPNS Pemerintah Kota Kendari pada 2002. Saat itu, Hariyati diterima melalui formasi D1 Komputer, satu-satunya formasi komputer yang tersedia, dengan status golongan II A.
Bagi sebagian orang, posisi tersebut mungkin dianggap awal yang biasa. Namun bagi Hariyati, itu adalah pintu pengabdian yang harus dijalani dengan kesungguhan.
“Kalau saya bekerja, saya harus bermanfaat bagi orang banyak. Saya tidak mau mengeluh dan tidak mau menampakkan bahwa saya tidak mampu,” ujarnya.
