Pada 2005, ia lulus dan langsung melakukan penyesuaian ijazah yang membawanya naik ke golongan III A dalam waktu singkat dan langsung mendapatkan amanah dilantik sebagai pegawai Eselon IV.
Dalam perjalanan kariernya, Hariyati dikenal sebagai pribadi yang tidak menolak kesempatan.
“Kalau ada peluang, jangan dibuang. Walaupun belum tentu bisa, ambil dulu,” katanya.
Prinsip itu membawanya menduduki berbagai jabatan awal pada tahun 2005, sebagai Kasi Administrasi Umum dan Pembangunan di Kelurahan Alolama , Kota Kendari, dan dalam setahun langsung naik Pangkat ke Golongan III B.
Namun, di tengah kenyamanan jabatan struktural, ia membuat keputusan besar melepaskan jabatan demi melanjutkan pendidikan S2. Keputusan tersebut mengundang banyak pertanyaan. Namun, bagi Hariyati, langkah itu adalah strategi hidup.
