Salah satu isu mencuat adalah pemecatan seorang pegawai rumah tangga bernama Neni Herlina. Ia mengaku diberhentikan sepihak setelah insiden penggantian meja kerja di ruangan menteri.
Neni bahkan mengungkapkan bahwa permintaan itu datang dari istri Satryo. Ia merasa diperlakukan tidak adil, bahkan diminta keluar dari kementerian di depan staf dan magang.
Baca Juga: Viral WNA China Selip Rp 500 Ribu di Paspor, Sebut Tradisi Muluskan Jalur Hijau Bea Cukai
Menanggapi hal ini, Satryo berdalih bahwa kebijakan yang diambilnya bertujuan untuk efisiensi dan pembenahan birokrasi. Ia juga membantah tudingan adanya tindak kekerasan terhadap pegawai.
"Kami sedang melakukan bersih-bersih untuk mengurangi pemborosan," ujar Satryo, seperti dikutip dari tribunnews.com.
