Selama mendampingi suaminya, Sherly aktif dalam berbagai kegiatan politik, termasuk saat Benny menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai dan dalam kampanye Pilgub Maluku Utara 2024. Ia juga terlibat dalam sejumlah organisasi, seperti menjabat sebagai Ketua Yayasan Bela Peduli dan anggota aktif Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
Tragedi dan Transformasi
Pada 12 Oktober 2024, pasangan ini mengalami kecelakaan kebakaran speed boat di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu. Benny Laos meninggal dunia, sementara Sherly mengalami patah kaki dan harus menjalani operasi.
Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Sherly dihubungi oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, yang memintanya menggantikan suaminya sebagai calon gubernur Maluku Utara. Ia menerima tawaran tersebut dan mulai melakukan sosialisasi serta kampanye, baik di lapangan maupun melalui media sosial.
Salah satu kegiatan kampanyenya adalah menggelar kampanye akbar di Kota Ternate, yang dihadiri sekitar 60.000 pendukung.
