“Kalau idealnya, guru besar itu umur 40-an. Tapi alhamdulillah, tetap bersyukur,” ujarnya.

Ia aktif meneliti di bidang proteksi tanaman, dari laboratorium hingga lapangan.

“Bidang ini seperti dokter untuk tanaman. Harus memastikan tanaman sehat, produktif. Ilmu ini sangat aplikatif dan strategis bagi ketahanan pangan,” jelasnya.

Meski baru beberapa hari menjabat Kepala BKD Sultra, Prof. Andi Khaeruni langsung menunjukkan sikap tegas namun bijak dalam menghadapi tantangan birokrasi. Ia menyadari pentingnya membangun kerja sama, komunikasi, dan integritas dalam manajemen ASN.

“BKD ini ujung tombak pembinaan ASN. Jadi saya ingin memastikan setiap penempatan jabatan dilakukan berdasarkan tiga prinsip: integritas, kompetensi, dan regulasi. Bukan karena kedekatan pribadi,” tegasnya.