Karier akademiknya terus berkembang hingga menempuh pendidikan doktoral di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung pada bidang Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal. Gelar doktor diraih pada tahun 2015 dan menjadi salah satu fondasi pengembangan riset yang ditekuninya hingga saat ini.

Atas kontribusinya di bidang pendidikan dan penelitian, Prof Ruslin dikukuhkan sebagai Guru Besar pada tahun 2022. Fokus penelitiannya banyak berkaitan dengan rekayasa senyawa aktif untuk terapi disfungsi ereksi serta pengembangan produk berbasis hasil penelitian farmasi.

Dari penelitian tersebut lahir sejumlah produk hilirisasi yang telah dikenal masyarakat, antara lain Kopi RD yang populer dengan sebutan “Kopinya Lelaki” dan Coklat RD yang dipasarkan sebagai “Coklatnya Wanita”.

Rekam Jejak Riset dan Pengakuan Internasional

Di bidang publikasi ilmiah, Prof Ruslin tercatat memiliki 42 dokumen jurnal internasional. Ia juga memiliki H-index Scopus 11 dan H-index Google Scholar 15 yang menunjukkan produktivitas serta dampak akademiknya dalam dunia penelitian.