Upaya tersebut juga diharapkan dapat memperkuat peran kampus dalam menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan telisik.id, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, mengatakan pemilihan rektor merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang lazim di perguruan tinggi.

Menurut dia, hal yang perlu diperhatikan setelah proses tersebut adalah kinerja pemimpin terpilih dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi.

“Yang substantif justru berada pada kinerja. Tantangan yang berat adalah bagaimana membawa perguruan tinggi berdampak,” ujarnya.

Fauzan juga menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia mengingatkan agar kampus tidak hanya berorientasi pada aktivitas akademik internal, tetapi turut mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan nyata di lingkungan sosial.