Aprida dan Alfonsius meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Wili masih sempat mendapatkan pertolongan dan dievakuasi ke RSUD Wamena.
Namun, luka tembak yang dialaminya membuat nyawa Wili tidak tertolong.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan Aprida mengalami luka tembak pada bagian perut. Alfonsius mengalami luka tembak pada bagian belakang kepala dan tangan kiri.
“Sedangkan Wili mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan,” kata Yusuf.
Berdasarkan penyelidikan dan pendalaman awal, aparat menduga penembakan dilakukan kelompok kriminal bersenjata yang berasal dari wilayah Nduga.
